Setelah vakum dan comeback dengan track What You Want, Evanescence menyapa penggemarnya lagi dengan merilis My Heart Is Broken sebagai single andalan kedua di album self-titled mereka. Mengangkat tema sisi hancur dari sebuah kehidupan sudah menjadi ciri khas dari band yang lahir di Little Rock Arkansas ini. Perpaduan vokal Amy Lee dan denting piano membungkus intro lagu ini, mengingatkan kita pada track Call Me When You’re Sober dan Lithium. Lirik “I will wander till the end of time, torn away from you” meresapi telinga pendengar, lalu permainan sang drummer, Will Hunt, menggugah lebih masuk lagi dengan tempo yang lebih cepat. Kolaborasi gebukannya dan permainan piano Amy Lee saling berselaras masuk ke bait pertama, disusul permainan personil lainnya. Secara keseluruhan, merupakan komposisi lagu yang mengindikasikan puncak emosi pada bagian bridge hingga akhir lagu.
Sebagaimana dikutip dalam interview Kerrang! Magazine dengan sang vokalis, inspirasi judul lagu ini lebih didapat dari keterlibatannya dengan organisasi Restore NYC, ketimbang mengenai romansa patah hati dalam sebuah hubungan. Betapa menakutkannya melihat realita sex-trafficking, dan ia berusaha menempatkan posisi pada situasi terancam, sendirian, dan takut pada apapun. Kita akan berpendapat sama ketika mampu meresapi bagian lirik “I can't go on living this way / But I can't go back the way I came / Chained to this fear that I will never find a way to heal my soul”
Dalam pembuatan music video yang telah dirilis 24 Januari lalu, sutradara Dean Karr memberi kesempatan penonton untuk bermain interpretasi. Tampilan dan nuansanya banyak dipengaruhi film “Paperhouse”, tentang seorang gadis yang menciptakan dunia impian untuk melarikan diri dari kenyataan pahit kehidupan. Amy Lee beradegan menggambar segala sesuatu dari cahaya di tangannya dalam kegelapan untuk menciptakan sebuah dunia nyata. Hal ini merupakan refleksi dari bagaimana rasanya terjebak dalam realita sex-trafficking tadi.
Sedikit perubahan memang terjadi pada musik Evanescence di album barunya, sehingga menuai beberapa kritikan. Tetapi tanpa meninggalkan kesan “dark”, “broken inside” dan “self-recovery” pada bagian liriknya, karya-karyanya masih mampu menghangatkan telinga pendengar yang mengagumi music rock dengan sentuhan vokalis wanita. Track ini tidak senantiasa mengalun keras sebagaimana orang mendeskripsikan genre rock. Warna-warna lembut sukses diimprovisasi dalam track ini sehingga sebagian besar pendengar bisa menikmatinya. [fau]

Ada kabar gembira nih buat teman-teman yang suka musik rock. Lagi-lagi, Indonesia akan kedatangan band rock dunia, dan kali ini yang bakal manggung di Indonesia adalah Evanescence. Band yang digawangi sama Amy Lee (vokalis), Terry Balsamo (gitar), Troy McLawhom (gitar), Tim McCrod (bass), dan Will Hunt (drum) itu akan konser di Jakarta pada 25 Februari mendatang.
Rencananya konser musik Evanescence bakal diadakan di kawasan Kemayoran, Jakarta. Dan bagi yang mau nonton langsung aksi Amy Lee dan kawan-kawan bisa mulai memburu tiket presale yang akan mulai dijual pada 8 Januari nanti di Atrium FX Plaza. Sementara untuk harga tiketnya, bervariasi mulai Rp 300 ribu sampai Rp 1,2 juta.
Konser Evanescence ini merupakan bagian dari rentetan konser mereka di tahun 2012 untuk wilayah Asia Tenggara. Selain manggung di Indonesia, grup musik yang sudah menghasilkan 3 album studio, Fallen (2003), The Open Door (2006), dan Evanescence (2011) itu juga akan tampil di Filipina dan Malaysia pada 19 dan 22 Februari 2012.

Ada yang menarik juga dari rencana kehadiran grup band asal Arkansas, USA itu, kabarnya Amy Lee Cs penasaran sama makanan khas Indonesia. Dan sebagai salah satu syarat permintaan untuk bisa manggung di Indonesia, mereka minta disediakan nasi goreng dan sate.
Wah, kayaknya bakalan ramai nih konsernya Evanescence ini. Jadi gak sabar mau dengar lagu-lagu hits mereka. Oiya, sekalian saya cantumkan juga nih informasi tiket konser Evanescence.
Tiket presale (dijual mulai 8 Januari 2012)
Festival A Rp 500.000
Festival B Rp 300.000
Tiket Normal (dijual mulai 9 Januari 2012, tiket box dan rajakarcis.com)
Festival A Rp 700.000
Festival B Rp 500.000
VIP Rp 1.200.000
Amy Lee menjadi Vokalis Terbaik di Revolver Golden Gods Award.

Sebuah Penghargaan besar untuk para band-band hard-rock dan heavy metal di Amerika ini kembali lagi ditahun 2012! 4 tahun REVOLVER GOLDEN GODS AWARD ini dipersembahkan oleh Epiphone dan diadakan di Nokia Club, Los Angles, 11 April 2012. Dan untuk pertama kalinya acara ini di siarkan langsung secara keseluruhan di Xbox Live serta di Xbox dan revolver facebook fanpage.
Sementara band-band seperti Black Veil Brides, Korn, Evanescence, dan Five Finger Death Punch memenangkan beberapa penghargaan besar, Avenged Sevenfold adalah pemenang terbesar (Mndapatkan home Best Live Band and Most Dedicated Fans). Namun, malam ini kejutan terbesar datang dengan X Jepang, yang memenangkan penghargaan Best Band Internasional melebihi Rammstein, Meshuggah, Behemoth, Sepultura dan Lacuna Coil.
Karakter suara Amy Lee yang khas dan sangat nge-rock memang tidak bisa diremehkan, dan patut diperhitungkan dalam penghargaan ini. Amy lee mengalahkan beberapa nomimator lainnya pada kategori "Best Vocalist" yang dipersembahkan oleh Rockstar Energy Drink, Seperti Sebastian Bach, Andy Biersack (Black Veil Brides), James Durbin, Ivan Moody (Five Finger Death Punch), dan pamilik lagu "Thoughtless" yang di cover oleh Evanescence serta rekan duet di lagu "Freak on a leash", siapa lagi kalo bukan Jonathan Davis (Korn).
Amy lee mengalahkan para pria-pria yang sangat cadas, dan menjadi pemenang Best Vocalist, dan kemenangan amy lee merupakan kebanggan buat fans nya dan fans Evanescence, bahwa mereka memang tidak salah pilih idola, dan idola mereka memang sangat berkualitas. Berikut ini para pemenang Revolver Golden Gods Award :
1. Best Guitarist, yang dipersembahkan oleh Epiphone : Jinxx dan Jake Pitts (Brides Kerudung Hitam)
2. Best Drummer, yang dipersembahkan oleh Bengkel Drum : Jeremy Spencer (Lima Jari Kematian punch)
3. Paul Gray Best Bassist, yang dipersembahkan oleh Dean Markley : Nikki Sixx (Sixx: AM)
4. Riff Lord, yang dipersembahkan oleh EMG : Slash
5. Comeback of the Year, yang dipersembahkan oleh Eagle Rock Entertainment : Slipknot
6. Best International Band, dipersembahkan oleh Institut Musisi : X Japan
7. Best Live Band, yang dipersembahkan oleh Simson / Zoom : Avenged Sevenfold
8. Best Vocalist, yang dipersembahkan oleh Rockstar Energy Drink : Amy Lee (Evanescence)
9. Most Metal Athlete : CM Punk (WWE Wrestling)
10. Most Dedicated Fans : Avenged Sevenfold
11. Album of the Year, yang dipersembahkan oleh Amplifikasi Marshall : Korn, The Path of Totality
12. Golden God, yang dipersembahkan oleh Sumeria Records : Gene Simmons (Kiss)
13. Ronnie James Dio Lifetime Achievement Award : Rush
Editor : iwan sakuragi
Sumber : www.metalinsider.net / www.evanescencewebsite.com

Evanescence akan tampil di The 2012 Carnival of Madness, begitu pula Halestorm, Chevelle dan New Medicine. Tour tersebut dimulai pada 31 Juli 2012 mendatang di Springfield dan berkeliling AS hingga awal September nanti. Amy Lee sendiri merasa antusias dengan tour ini. Dia mengagumi Chevelle, apalagi bisa bermain beberapa acara dengan Halestorm. Amy mengaku mengagumi wanita yang memiliki kharakter kuat dalam bermusik dan memiliki suara yang spektakuler seperti Lzzy Hale, vokalis Halestorm.
Keempat band yang tampil di tahunan tersebut memang tengah mengusung nuansa baru akhir-akhir ini, seperti Evanescence yang telah merilis album self-titlednya pada Oktober 2011. [fau]
Evanescence masuk dalam nominasi "Best World Stage" di MTV Europe Music Awards 2012. Di twitternya, Evanescence pun membeberkan kejutan menyenangkan ini:
“#MM, guess what! We were just nominated for the #MTVEMA's! Vote for us in "Best World Stage" here @MTVEMA - http://evanescence.mtvema.com”
Event eksklusif MTV World Stage “Evanescence” 2012 telah digelar pada 16 Maret lalu di Verizon Arena, Little Rock, Arkansas (USA). Little Rock merupakan kota kelahiran band Evanescence, dan MTV World Stage “Evanescence” 2012 saat itu merupakan momen menyapa kembali fans di sana setelah vakum beberapa tahun. Evanescence membawakan beberapa lagu di album terbarunya, diantaranya What You Want, Made Of Stone, My Heart Is Broken. Lagu-lagu dari album sebelumnya seperti Going Under, Call Me When You’re Sober, dan Lithium juga turut masuk dalam setlist.
Dalam nominasi MTV EMA kali ini, Evanescence harus bersaing dengan beberapa musisi seperti Arctic Monkeys, Flo Rida, Kasabian, dan Snow Patrol.
Let’s VOTE Evanescence here !!!
[fau]

Apakah kamu pernah bertanya-tanya, Amy Lee suka sarapan ga?
Pernah berharap kamu bisa bergaul dengan Pete dan Sam dari Chevelle?
Inilah kesempatan Anda! Kami akan menjadi tuan rumah Hangouts Google dengan masing-masing band pada Karnaval of Madness 2012. Hangout Google adalah ruang di mana kamu dapat berhadapan dengan bintang rock idola kamu, serta penggemar lainnya. Kirim pertanyaan terbaik kamu dan kami akan memilih pemenang yang beruntung beberapa untuk berpartisipasi dalam Hangouts. Kamu akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan kamu di Hangout, sementara penggemar lainnya dapat menonton streaming live chat di YouTube!
Caranya Cek disini guys,
http://carnivalofmadness.com/contests/details/win-a-google-hangout-with-a-carnival-of-madness-ba
Kabar duka menerpa vokalis Evanescence kelahiran California, Amy Lee. Evanescence terpaksa membatalkan konsernya hari Minggu (8/7) di Sonesphere, France, karena nenek sang vokalis telah meninggal dunia. Menurut pengakuan seorang fans di EvThreads, Amy mulai menangis ketika ia menyanyikan My Heart Is Broken saat konser di Heineken Jammin' Festival – Italia (6/7).

Dalam twitternya, Amy Lee mengungkapkan kata2 untuk neneknya:
“Ruth Lee was one of the greatest role models of my life. Strong, witty, smart, brutally honest & always caring for everyone. I love you, Gma!”
[Ruth Lee adalah salah satu panutan terbesar dalam hidupku. Kuat, jenaka, pintar, jujur & selalu peduli terhadap siapapun. Aku mencintaimu, Nek!]
Saat terdengar kabar tersebut, para fans pun membanjiri twitter dengan kata-kata belasungkawa kepada Amy Lee. Turut berduka cita untuk Amy Lee sekeluarga. Stay strong Amy!
[fau]
L.I.P- Lagu ke 7 dari album terbaru Evanescence. "Itu salah satu yang membuat kami menangis... Ini akan menjadi suatu tempat yang beda. Semakin saya mendengarkannya, semakin saya berpikir, itu berarti. Kita harus menyelesaikan lagu ini. Ini keren karena merupakan lagu permintaan terhadap fans atas kevakuman kami bermusik beberapa waktu," ungkap Amy Lee mengenai lagu yang akan dijadikan single andalan berikutnya.
Sekarang fans sudah bisa menikmati lyric videonya di EvanescenceVEVO dan Amp Rock TV sudah menyajikan LIP dalam new series "The Words".
Memperingati hari lahir Johnny Cash ke 80, para bintang telah mengadakan konser tribute to Johnny Cash di Austin, Texas beberapa waktu lalu. Mereka diantaranya adalah Willie Nelson, Kris Kristofferson, Sheryl Crow, Pat Monahan of Train, Ronnie Dunn, Lucinda Williams, Jamey Johnson, Shooter Jennings, Shelby Lynne, dan Amy Lee vokalis Evanescence. Johnny Cash merupakan salah satu penyanyi asal Amerika Serikat terpopuler sejak awal tahun 1950an sampai akhir 1980an dengan gaya country dan blues.
DVD konser tribute to Johnny Cash pun akan dirilis, dan di dalamnya terdapat penampilan Amy Lee mengcover "I m So Lonesome I Could Cry".
Untuk melihat cuplikan performance Amy Lee tersebut, bisa klik di sini.
[fau]

The Click Foundation baru-baru ini meluncurkan iklan komersial untuk mempromosikan program Click For Kids untuk Australian Primary School kelas 5 dan 6. Sebagai musisi yang dikenal memiliki jiwa sosial tinggi, Amy Lee mendapat kehormatan berpartisipasi dalam segmen iklan yang berdurasi 31 detik tersebut. Iklan itu pun mulai ditayangkan oleh beberapa jaringan televisi utama di Victoria dan New South Wales sejak Minggu, 5 Agustus 2012.
The Click Foundation didirikan pada bulan Desember 2009 di Australia dengan tujuan membantu para penderita epilepsy. Untuk melihat Amy Lee dalam segmen iklan tersebut, bisa klik di sini.
[fau]

Evanescence terpaksa membatalkan perform di Chicago pada 26 Agustus 2012 karena hujan lebat yang mengakibatkn keamanan tak kondusif. Hal ini disuarakan sang vokalis via akun twitternya, sebagai berikut
"DAMN it just keeps raining harder and harder! I'm about to swim onstage and sing- who's got a snorkel so I can find the piano?"
"OH MAN no way- they just pulled the plug. Run for shelter you guys, I love you and we are SO sorry. No show tonight :( "
"We are all completely bummed that we're not playing tonight, Chicago-please understand it was a safety issue, we tried to fight it. Xoxo"
Jadwal perform tersebut sebenarnya merupakan rangkaian tour Carnival Of Madness 2012 yg diadakan sejak awal Agustus lalu. [fau]

“My Immortal” will be part of tonight’s episode of So You Think You Can Dance (@DanceOnFOX)! Who's tuning in?”
Begitulah bunyi tweet @evanescence saat mengumumkan track “My Immortal” yang diputar di bagian episode So You Think You Can Dance, pada 18 September 2012 malam di FOX TV. So You Think You Can Dance adalah reality show kompetisi yang diciptakan kreator American Idol, Simon Fuller, sebagai ajang bergengsi pembuktian diri bagi para dancer amatir dan professional untuk memperebutkan hadiah uang dan gelar America’s Favorite Dancer. [fau]

Simak jawaban amy lee atas pertanyaan para fans nya...
Amy Lee telah memberi sinyal kepada para fans agar menunggu beberapa waktu untuk peluncuran album studio ke 4 Evanescence. Melalui NME.com, Amy Lee mengungkapkan, Evanescence berencana istirahat beberapa waktu setelah tour UK pada November nanti selesai.
Saat ditanya tentang penulisan album keempat, Amy Lee menjawab: “Saya selalu bermain piano dan harpa karena saya menyukainya, namun belum terarah. Saya belum duduk dan menulis. Saya pikir, kami akan istirahat dulu. Saya belum yakin apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Di setiap akhir tour yang begitu panjang, kamu perlu mengistirahatkan kepalamu dengan segera. Menurut saya, pada akhirnya nanti kami akan beristirahat sementara waktu, dan memperhitungkan beberapa hal.”
Baginya, mengambil rehat seperti yang dilakukan pada jarak album kedua dengan ketiga bukanlah hal buruk dan dia belum siap memikirkan kapan album keempat akan muncul. Mengenai jeda waktu untuk rekaman selanjutnya, dia menambahkan, “Saya tidak tahu. Mengambil break panjang terlihat seperti hal buruk, tapi bagi saya tidak. Orang-orang menganggap bahwa kamu harus tetap berkarya, saat mereka mengingatmu. Tapi saya lebih senang menghasilkan sesuatu yang mengagumkan, dan kemudian membuat mereka ingat lagi. Saya harap tidak memakan waktu 5 tahun (seperti dulu), akan tetapi saya tidak ingin memberikan kepastian waktunya.”
Evanescence akan melakukan kegiatan masing-masing sementara waktu. Menurutnya, para personil sangat berbakat, dan mereka akan baik-baik saja dengan kondisi ini.
Band ini telah menyelesaikan beberapa jadwal tour, dan yang baru saja selesai digelar adalah Carnival Of Madness Tour bersama Chevelle, New Medicine, dan Halestorm. Evanescence juga baru saja dinominasikan dalam MTV Europe Music Awards 2012 untuk kategori “Best World Stage”. Saat ini mereka tengah mempersiapkan tour Amerika Selatan yang akan dimulai awal Oktober nanti.
[fau]
Amy Lee, sang vokalis, berbicara tentang harapannya membuat musik di luar Evanescence, sekaligus menyatakan bahwa ia menyukai sesuatu yang tidak dikendalikan oleh kerasnya suara gitar. Maka dia bersemangat menulis lagu-lagu folks.
Dia menyatakan pikirannya juga terbuka menuju tahap keinginan untuk membuat dance music karena pengaruh Portishead dan Massive Attack. “Saya menyukai semua jenis musik. Saya merasa seperti, Evanescence adalah outlet terbesar dari apa yang saya cintai. Saya tidak pernah merasa seperti, saya harus menahan diri. Saya pernah menulis dengan beberapa orang sebelumnya, lalu datanglah ide untuk bekerja di luar band. Saya menyadari itu sekarang. Ada yang lebih bagi saya, daripada apa yang ada di Evanescence.”
Dia melanjutkan, “Saya suka folks, itu adalah bagian terbesar background saya. Saya pernah menulis lagu yang lebih sederhana dan lebih akustik, dan lalu mendapatkan moment ketika saya terobsesi dengan dance music, seperti Massive Attack dan Portishead. Saya akan melakukan sesuatu yang tidak dikendalikan oleh kerasnya suara gitar. Saya suka dengan dentuman yang dibawanya, tapi saya akan mencoba di luar hal tersebut.
Saat ditanya tentang eksperimen dubstep, Amy mengesampingkannya karena beberapa band sudah melakukannya baru-baru ini. “Sudah seharusnya saya melakukan eksperimen itu dari awal, tapi saya tidak bisa sekarang! Saya tidak suka melakukan apa yang diharapkan orang pada umumnya. Saya bukan tipe penyuka hal yang sedang digandrungi orang.” [fau]
Source : NME

Tahun 2012 bisa dikatakan sebagai tahun keemasan wanita dalam genre music hard rock dan metal. Genre musik yang telah lama telah didominasi laki-laki ini, Beberapa frontwoman telah mampu mencuri perhatian dalam sekian pertunjukan tahun ini. Maka kategori “Rock Goddess of the Year” menjadi sangat menarik di ajang 2012 Music Awards Loudwire.
Para nominatornya adalah beberapa seniman wanita dalam musik rock yang paling dihormati dan menjadi bagian dari band rock paling populer dan diakui secara kritis. Beberapa waktu lalu fans Evanescence di seluruh dunia sudah gencar memvote Amy Lee agar menjadi pemenang kategori tersebut. Kali ini Amy Lee harus berhadapan dengan nominator pesaing yang patut diperhitungkan seperti: Angela Gossow (Arch Enemy), (Cristina Scabbia, Lacuna Coil), Emily Armstrong (Dead Sara), Jill Janus (Huntress), Lzzy Hale (Halestorm), dan Maria Brink (In This Moment).
Setelah comeback pada tahun 2011 dengan self-titled album ketiga, Evanescence melakukan tour dunia pada tahun 2012 termasuk ke Indonesia. Selain tur ke luar negeri pada semester pertama tahun ini, mereka juga mengikuti Carnival of Madness tour di Amerika Serikat selama musim panas.
Vote Amy Lee di sini, agar menjadi pemenang di Rock Goddess of the Year of 2012 Music Awards Loudwire! [fau]

“A brand new acoustic video of Lost in Paradise? SWEET, how does Thursday sound? (stay tuned for link) :) “
Bunyi tweet Amy Leehari ini (15/01) sangat mengejutkan para fans, dan tentu saja membuat antusias karena hal tersebut merupakan angin segar di tengah-tengah kabar rencana rehat sementara band idola mereka. “Lost In Paradise” merupakan single ke-3 yang dirilis di album self-titled Evanescence. Suasana ballad mengikat track ini, dan cukup mengingatkan kita dengan single “My Immortal” di album Fallen.
Apakah hari Kamis nanti akan menjadi spesial? Kita tunggu saja, the Oceans....
[fau]

Amy Lee mendapat kehormatan memenangkan kompetisi “2012 Loudwire Music Awards” sebagai Rock Goddess of the Year - berkat dukungan luar biasa dari penggemar setianya yang rajin menyumbangkan vote.
Amy Lee selalu memimpin kedudukan dari awal dan tidak pernah tertinggal selama proses voting. Dengan 45.76% suara, sang vokalis mengumpulkan hampir setengah dari keseluruhan jumlah suara yang dilempar kepada para nominator dalam kategori ini. Posisi kedua ditempati oleh vokalis Halestorm yaitu Lzzy Hale, disusul Maria Brink (In This Moment), dan Cristina Scabbia (Lacuna Coil).
Selamat kepada Amy Lee untuk kemenangannya sebagai Rock Goddess of the Year! Di twitternya, sang vokalis mengucapkan terima kasih kepada penggemarnya yang sudah berjuang memberikan vote: “Hey, thanks for voting for me! Goddess of Rock is gonna look SWEET on my new business cards.” [fau]
Source : Loudwire

Kesuksesan Album "Fallen"

Album fallen debut album studio dari Evanescence .Dirilis pada tanggal 4 Maret 2003, melalui Wind-up Records . Album ini direkam di beberapa studio rekaman, termasuk Conway Recording Studios di Hollywood, California. Secara komersial album ini paling sukses hingga saat ini, menjual lebih dari 7 juta coyi di Amerika Serikat, dan lebih dari 17 juta di seluruh dunia. Nomor 7 di Billboard 200 , menjual lebih dari 141.000 eksemplar dalam minggu pertama, akhirnya memuncak pada nomor 3 pada bulan Juni 2003. Secara internasional, telah menduduki puncak tangga lagu di lebih dari sepuluh negara di seluruh dunia. Mendapatkan 7 kal Platinum oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika (RIAA), dan memperoleh beberapa sertifikasi di seluruh dunia.
“Bring Me to Life" dan "My Immortal" memuncak dalam grafik lebih dari sepuluh negara, termasuk Australia , yang Inggris , dan Amerika Serikat. Album ini meraih lima nominasi Band di Grammy Awards ke-46 :Album of the Year , Best Rock Album , Best Rock Song , Best Hard Rock Performance dan Grammy Award untuk Best New Artist , memenangkan Best New Artist dan Best Hard Rock Performance.
Lagu dan lirik
"Saya tidak ingin terdengar terlalu dibuat elektronik dan saya cinta manipulasi digital, tapi saya ingin terlebih dahulu menetapkan kami sebagai sebuah band rock yang nyata. Kami benar-benar bermain semua bagian-bagian:. String berada nyata,. paduan suara yang nyata, piano juga nyata. [...] Saya pikir salah satu fitur yang paling positif tentang [album] adalah bahwa hal itu seperti menonton film dari depan ke belakang. "
-Ben Moody berbicara tentang Fallen.
Menurut Amy Lee ,
" Going Under " adalah tentang hubungan sebelum emosional dan merusak Fisik dia mengatakan," Dan ketika Anda berada di ujung tali Anda, ketika Anda berada di titik di mana Anda menyadari sesuatu telah berubah, bahwa Anda tidak bisa terus hidup dalam situasi yang Anda didalamnya. Ini adalah lagu yang sangat kuat.. " Ini adalah lagu terakhir yang ditulis untuk album fallen, dan pada awalnya dimaksudkan untuk menjadi single pertama, namun , "Bring Me to Life "dipilih karena rilis sebagai single utama pada Daredevil soundtrack . Lagu ini dirilis sebagai single kedua.
"Bring Me to Life " adalah rock, metal alternatif, chamber pop dan lagu gothic metal ditetapkan dalam waktu yang sama dan dilakukan dalam tempo moderat 96 beats per menit. Lagu ini ditulis oleh Amy Lee, Ben Moody , dan David Hodges , dan terinspirasi oleh sebuah insiden yang terjadi saat dia sedang duduk di sebuah restoran ketika seorang kenalan Amy Lee bertanya apakah dia senang dalam hubungan saat ini. Saat itulah Amy Lee menyadari bahwa dia, pada kenyataannya, tidak bahagia dalam hubungan saat ini dan menyatakan bahwa dia merasa telah "bangun", maka ditulislah lirik "Wake me up inside". Lee juga menegaskan bahwa itu adalah tentang teman lama nya Josh Hartzler, yang kemudian ia menikah pada tahun 2007.
" Everybody’s Fool” ditulis oleh Amy Lee, Ben Moody, dan david Hodges, dan tentang selebriti yang memiliki image benar-benar palsu. Dalam sebuah wawancara dengan VH1 , Amy Lee menyatakan, "adik kecil saya benar-benar masuk ke dalam, saya tidak ingin menyinggung siapapun, namun ini benar-benar palsu, cheesy, slutty female cracker-box idols dan itu benar-benar membuatku marah. Dia mulai berpakaian seperti mereka dan dia seperti 8 tahun. Jadi saya bicara padanya dan menulis lagu.
" My Immortal " ditulis oleh Ben Moody sementara Bridge nya itu ditambahkan oleh Amy Lee selama akhir rekaman, dan didasarkan pada cerita pendek yang ditulis oleh Ben Moody sendiri. Ben Moody juga menyatakan dalam buku yang ia didedikasikan untuk kakeknya, Bill Holcomb.
"Haunted" juga didasarkan pada cerita pendek yang ditulis oleh Ben Moody, yang telah diposting ke EvBoards.
"Tourniquet" awalnya lagu dari Band Soul Embraced, band Rocky Grey sebelum ia bergabung dengan Evanescence
"Hello" ditulis untuk penghormatan kepada adik Amy Lee paling kecil yang meninggal pada usia tiga tahun karena penyakit tak dikenal.
"My Last Breath" ditulis oleh Amy Lee, Ben Moody, dan David Hodges, dan terinspirasi oleh serangan 11 September.
Source : http://en.wikipedia.org
Editor : iwan sakuragi

Memperingati 10 tahun rilisnya album studio perdana “Fallen” dengan single andalan "Bring Me To Life", maka Wind-Up Records selaku lable rekaman yang menaungi Evanescence merilis limited album dengan bertajuk “Fallen – Limited Editions Purple Vinyl”. Evanescence berharap album ini memiliki banyak makna untuk para penggemarnya. Beberapa kenangan favorit Evanescence dari proses pembuatan album Fallen 10 tahun yang lalu dapat dilihat di sini.
[fau]
Suatu kebanggaan bahwa the platinum hit dari Evanescence, yaitu “Bring Me To Life” dapat dinyanyikan oleh peserta American Idol season-12, Angie Miller. Disiarkan oleh FOX TV Kamis malam (4/4), penampilan Miller di Rock Night kali ini cukup mendorong perhatian besar para fans Evanescence. “Evanescence” pun sempat menjadi trending topic di twitter kala itu.
[fau]
Di hari Kartini ini, Evclub Indonesia akan memberikan review tentang empowering woman, tentunya tidak lepas dalam tubuh Evanescence. Selain pandai bermusik dan menulis lagu, Amy Lee juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Apa saja kegiatan sosial vokalis Evanescence ini?
1) The UGG Australia "Art & Sole" Charity Auction
Amy Lee pernah berpartisipasi dalam second edition The UGG Australia "Art & Sole" Charity Auction. Acara ini adalah lelang amal yang diselenggarakan GOTTA HAVE IT!® Auctions and UGG® Australia. Lelang berlangsung pada 6 November 2004 - 1 Desember 2004. Lebih dari 30 artis berpartisipasi dengan merancang, membuat, dan autographing sepasang sepatu bot UGG. Para artis tersebut diantaranya Jay-Z, Lenny Kravitz, The Black Eyed Peas, Avril Lavigne, Hanson, Jessica Simpson, Janet Jackson, and Alanis Morissette. Sepatu bot yang sudah dirancang para artis telah dilelang secara online di Gottahaveit.com.

Uggs designed by Amy
2) Out Of The Shadows
Awal 2005, Amy Lee memulai project dengan Epilepsy Foundation sebagai respon terhadap kondisi adik laki-lakinya, Robby Lee, yang menyandang epilepsy. Kampanye tersebut diberi nama "Out Of The Shadows", bertujuan memberi pesan ke publik bahwa epilepsy memerlukan penelitian dan pengobatan lebih lanjut. Amy Lee dalam "Out Of The Shadows" TV Campaign For Epilepsy dapat dilihat di sini.
Amy Lee berbicara mengenai "Out Of The Shadows"
3) “To Write Love on Her Arms” (TWLOHA)
“To Write Love on Her Arms” (TWLOHA) merupakan organisasi nirlaba di Amerika, bertjuan memberi pertolongan kepada para korban bunuh diri, depresi & berbagai kecanduan. TWLOHA memotivasi korban agar berbicara tentang masalah mereka, hidup bermasyarakat & mencari solusi untuk masalah mereka. Amy mendukung organisasi ini, dia & Josh Hartzler (suaminya) mendapat kehormatn masuk di urutan pertama "thanks list" website TWLOHA. Evanescence juga termasuk musisi yang mensupport TWLOHA. Musisi lainnya yang ikut mendukung, diantaranya Switchfoot, Thrice, Paramore, Jimmy Eat World, Versa Emerge, etc. Amy pernah mengenakan TWLOHA foundation t-shirt saat konser Evanescence (Nissan Live Sets 2007 - 12 November). Sedangkan Josh Hartzler, suami Amy Lee, mengenakan TWLOHA foundation t-shirt selama hadir di acara Sweeney Todd World Premiere.


4) Restore Freedom
Restore Freedom bertujuan membuka "safehouse" di New York, untuk memberikan rumah bagi korban yang selamat dari sex-trafficking, dan diharapkan menjadi tempat yang aman untuk perubahan dan pemulihan kembali menjadi kehidupan yang sehat dan normal.

5) Click For Kids
The Click Foundation pernah meluncurkan iklan komersial untuk mempromosikan program Click For Kids untuk Australian Primary School kelas 5 dan 6. Sebagai musisi yang dikenal memiliki jiwa sosial tinggi, Amy Lee mendapat kehormatan berpartisipasi dalam segmen iklan yang berdurasi 31 detik tersebut. Iklan itu pun mulai ditayangkan oleh beberapa jaringan televisi utama di Victoria dan New South Wales pada Agustus 2012. The Click Foundation didirikan pada bulan Desember 2009 di Australia dengan tujuan membantu para penderita epilepsy.
Beberapa lagu yang Amy tulis untuk kinerjanya dalam band juga banyak dimanfaatkan sebagai pemberdayaan sosial. Sebagai fans Evanescence, tentu masih ingat dengan single “Together Again”. Pada 22 Januari 2010, Amy mengumumkan di akun twitternya bahwa single tersebut dirilis pada hari itu juga dan hasil penjulannya akan digunakan untuk membantu korban gempa Haiti. Lagu “My Heart Is Broken” juga terinspirasi oleh keterlibatannya dengan organisasi Restore Freedom NYC dalam menangani kasus sex-trafficking.
Berkat komitmennya terhadap kepedulian sosial, kesehatan, pendidikan, dan karya musiknya yang mampu memberi inspirasi bagi jutaan perempuan di seluruh dunia, tahun lalu Amy Lee menerima ‘Women Who Care’ Award. Penghargaan tersebut digelar saat perayaan United Cerebral Palsy’s 11th annual ‘Women Who Care’ Luncheon 3 Mei 2012 di Manhattan, NY.
Bagaimana the Oceans, setelah membaca review ini? Sudahkah kita memberi manfaat untuk diri kita dan lingkungan sekitar kita? Selamat hari Kartini. [fau]